Sponsors Link

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil Formal Resmi

Contoh surat perjanjian jual beli mobil bekas memang harus di buat sedetil mungkin agar tidak terjadi kesalahpahaman antara penjual dan pembeli di kemudian hari. Untuk mobil bekas, wajib hukumnya untuk membuat surat jual beli yang valid serta dapat di pahami dengan jelas oleh kedua belah pihak. Surat ini berperan sebagai hitam di atas putih jik terjadi konflik yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah serta untuk mencegah kecurangan antara penjual dan pembeli.

Apa yang penting dalam jual beli mobil ?

Untuk membuat surat jual beli mobil ada beberapa fakta penting yang harus anda perhatikan agar tidak terkena perselisihan di kemudian hari.

  1. Saksi. Siapkan saksi saksi antara kedua belah pihak, ini merupakan bagian terpenting dalam sebuah perjanjian jual beli. Jika sudah ada saksi maka butir butir dalam perjanjian sudah di sepakati dan tidak dapat di ingkar.
  2. Spesifikasi mobil. Anda harus mencatat spesifikasi mobil sejelas jelasnya agar tidak terjadi sengketa nanti.
  3. Harga mobil dan metode pembayaran. Pastikan anda mencatat detil harga mobil dan metode pembayaran yang akan dilakukan pembeli.
  4. Pernyataan mobil tidak dalam masalah.
  5. Pernyataan mobil akan berpindah tangan setelah pembayaran dilunasi pihak pembeli.

Untuk lebih jelasnya mengenai contoh surat untuk jual beli mobil ini, anda dapat melihat contoh yang telah dibuat di bawah ini.

sponsored links

Format lengkap Surat Jual Beli Mobil

Contoh perjanjian jual beli mobil Lengkap

CONTOH  SURAT PERJANJIAN JUAL – BELI MOBIL

Pada hari  ini ( ———— ) tanggal [( ——) ( — tanggal dalam huruf —)] ( — bulan dalam  huruf   —)  tahun  [(  —-)  (  —  tahun   dalam  huruf   —)],  telah   diadakan perjanjian jual  beli  yang   ditandai dengan penandatanganan  Surat   Perjanjian, antara:

 

  1. Nama  : —————————————————- Umur      : —————————————————- Pekerjaan                               : —————————————————- Alamat                          : —————————————————- Nomer KTP / SIM         : —————————————————- Telepon                         : —————————————————-

Dalam  hal   ini   bertindak  atas   nama  diri   pribadi  yang   selanjutnya  disebut PENJUAL

  1. Nama  : —————————————————- Umur      : —————————————————- Pekerjaan                               : —————————————————- Alamat                          : —————————————————- Nomer KTP / SIM         : —————————————————- Telepon                         : —————————————————-

Dalam  hal   ini   bertindak  atas   nama  diri   pribadi  yang   selanjutnya  disebut PEMBELI

Kedua belah  pihak bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual  – beli dimana  syarat  dan   ketentuannya  diatur  dalam  11  (sebelas) pasal,  seperti berikut di bawah ini:

Pasal 1

JENIS BARANG

Bahwa PENJUAL dengan ini menjual dan  menyerahkan kepada PEMBELI yang  menerangkan telah  membeli dan  menerima penyerahan dari  PENJUAL berupa:

  1. Jenis kendaraan                      :  ( ———————————— )
  2. b. Merek / Type                              :   ( ———————————— )
  1. c. Tahun pembuatan                   :  ( ———————————— )    Nomor Polisi                                :   ( ———————————— ) e.   Nomor BPKB                              :   ( ———————————— ) f.   Nomor rangka                        :   ( ———————————— ) g.   Nomor mesin                          :   ( ———————————— ) h.   Warna                                     :   ( ———————————— ) i.    Kondisi barang                        :  ( ———————————— )

Untuk selanjutnya disebut KENDARAAN.

Pasal 2

HARGA

Harga KENDARAAN yang  telah  disepakati kedua belah  pihak adalah [(Rp. —-

———,00) (—— jumlah uang dalam huruf —— )].

Pasal 3

CARA PEMBAYARAN

PEMBELI menerapkan cara  pembayaran dengan syarat dan   ketentuan yang juga telah  disepakati PENJUAL, yaitu:

Ayat 1

Pembayaran  uang  tunai  sebesar [(Rp.  ————-,00)  (——  jumlah  uang dalam huruf  —— )] yang  dibayarkan PEMBELI setelah penandatanganan surat perjanjian ini.

Ayat 2

Pembayaran sebesar [(Rp. ————-,00) (—— jumlah uang dalam huruf  —-

)] berupa bilyet  giro Bank ————————————-  nomor: ( —————

– ), jatuh  tempo tanggal ( —- tanggal, bulan, dan tahun —-).

Pasal 4

JAMINAN

Ayat 1

PENJUAL  memberikan jaminan  bahwa  KENDARAAN yang   dijualnya adalah milik  sahnya sendiri, tidak ada  orang atau pihak lain  yang  turut memilikinya  dan   sebelumnya  belum  pernah  dijual  atau  dipindahkan haknya,  atau  dijaminkan kepada  orang  atau  pihak  lain   dengan  cara bagaimanapun juga.

Ayat 2

PEMBELI  memberikan  jaminan  bahwa  biro   gilyet   yang   diberikannya dapat diuangkan sesuai tanggal yang  tertera padanya.

Pasal 5

PENYERAHAN KENDARAAN

Ayat 1

PENJUAL menyerahkan  KENDARAAN kepada  PEMBELI setelah ditandatanganinya surat perjanjian ini.

Ayat 2

Buku  BPKB (Buku  Pemilik Kendaraan  Bermotor) masih tetap berada di tangan PENJUAL  hingga  PEMBELI  melunasi  keseluruhan pembayarannya.

Pasal 6

STATUS KEPEMILIKAN

Ayat 1

Status   kepemilikan   KENDARAAN  masih   tetap   berada   di    tangan PENJUAL  hingga PENJUAL  menerima keseluruhan uang  pembayaran dari  PEMBELI dengan menguangkan bilyet  giro  sesuai dengan tanggal yang  tertera padanya.

Ayat 2

Status kepemilikan akan beralih kepada PEMBELI jika  PENJUAL  telah menerima  lunas  pembayarannya  dan    PENJUAL   menyerahkan  BPKB (Buku  Pemilik Kendaraan Bermotor) KENDARAAN tersebut.

Pasal 7

SANGSI

Ayat 1

Apabila  ternyata  bilyet   giro   PEMBELI  tidak  dapat  diuangkan  sesuai tanggal yang  tertera padanya, PEMBELI dianggap terlambat membayar dan  dikenakan sangsi berupa denda atas  keterlambatan pembayarannya tersebut.

Ayat 2

Denda seperti tersebut pada  ayat   1  ditetapkan  sebesar [(——  )  %  (  — jumlah  dalam huruf  —)] persen dari  jumlah uang yang   telah  dibayarkan PEMBELI  setiap hari  dan  maksimun denda adalah [(—— ) % ( — jumlah dalam huruf —)] persen.

Pasal 8

KERUSAKAN DAN KEHILANGAN

Ayat 1

Selama   dalam  pemakaian  dan   penjagaannya,  PEMBELI  bertanggung jawab  penuh atas KENDARAAN.

Ayat 2

Apabila  terjadi  kerusakan,  PEMBELI   diharuskan  memperbaiki atau mengeluarkan ongkos biaya  atas  kerusakan yang  diderita KENDARAAN tersebut sehubungan dengan pemakaiannya.

Ayat 3

Apabila terjadi kehilangan, PEMBELI tetap diharuskan membayar kekurangan pembayarannya.

Pasal 9

HAL-HAL LAIN

Hal-hal yang  belum tercantum dalam perjanjian ini  akan diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.

Pasal 10

PENYELESAIAN  PERSELISIHAN

Apabila terjadi perselisihan dan   tidak bisa  diselesaikan secara   kekeluargaan atau  musyawarah  untuk  mufakat,  kedua  belah    pihak  bersepakat untuk menyelesaikannya secara  hukum dan  kedua belah pihak telah  sepakat untuk memilih tempat tinggal yang   umum dan   tetap di  ( —— Kantor  Kepaniteraan Pengadilan Negeri —— ).

Pasal 11

PENUTUP

Surat    perjanjian   ini   dibuat  rangkap  2   (dua)  dengan   dibubuhi   materei secukupnya  yang    berkekuatan  hukum   yang    sama  yang    masing-masing dipegang PENJUAL  dan   PEMBELI  dan   mulai berlaku sejak  ditandatangani kedua belah  pihak.

 

Dibuat di : ( — tempat — )

Tanggal  : ( — tanggal, bulan, dan tahun — )

 

PENJUAL                                                                           PEMBELI

 

[ ————————- ]                                                         [ ———————— ]

 

SAKSI-SAKSI:

 

 

[ ————————— ]                                                       [ ————————— ]

 

Notaris (jika ada):

 

 

[ ————————— ]

Preview & Download

download format words


Contoh Surat Jual Beli Mobil 2

Contoh perjanjian jual beli mobil

Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Pada tanggal, ___________ 2015 telah di adakannya perjanjian jual – beli mobil yang dimana Pihak pertama telah menjual kepada pihak kedua. Kami Yang bertanda tangan dibawah ini.

Nama                       :
Jabatan                    :
Alamat                     :
Nomer KTP / SIM :
Telepon                    :

Dalam hal ini bertindak di atas sebagai penjual mobil, atau bisa di sebut sebagai pihak pertama.

Nama                       :
Jabatan                    :
Alamat                     :
Nomer KTP / SIM :
Telepon                    :

Dalam hal ini bertindak di atas sebagai penjual mobil, atau bisa di sebut sebagai pihak kedua.

Dengan surat ini Kedua belah pihakmenerangkan bahwa Pihak Pertama ingen menjual mobil kepada pihak kedua berupa 1 buah unit mobil, merek TOYOTA YARIS G NEW dengan nomor rangka _______________

Kedua belah pihak sepakat untuk mengikat diri dalam perjanjian dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

Pihak Pertama Menjual 1 buah unit mobil, ____________kepada pihak dedua. Dan Pihak kedua telah sepakat untuk membeli mobil tersebut dengan harga sebesar Rp.200.000.000,- Warna Hitam, Nomor polisi B 2448 DS, Bahan Bakar Bensin, dan lengkap dengan segala perlengkapannya.

Pasal 2

  1. Kepindahan kepemilikan beserta surat suratnya akan di serahkan apa bila mobil tersebut sudah dibayar dengan lunas.
  2. Segala keuntungan dan kerugian maupun resiko atas mobil tersebut, mulai saat ini akan menjadi tanggung jawab pihak kedua.

Pasal 3

Pihak pertama sangat menjamin bahwa mobil tersebut adalah miliknya dan tidak sedang dijual kepada pihak lain ataupun tuduhan lainya. Untuk itu, mengenai mobil tersebut, baik sekarang maupun di kemudian hari. pihak kedua tidak akan mendapat tuntutan dan atau gugatan dari pihak lain.

Pasal 4

  1. Jika Pihak kedua tidak mampu membayar kontan, pihak kedua boleh melakukan pembayaran secara dua kali atau setengahnya dari harga yg sudah di tentukan.
  2. Pihak Kedua akan dikenakan denda apa bila tidak segera membayar uang pelunasan tersebut, dengan waktu yang di tentukan, dan Pihak Pertama berhak membatalkan perjanjian jual-beli mobil ini.

Pasal 4

Semua beban pajak, maupun balik nama mobil, sepenuhnya akan ditanggung oleh pihak kedua (pembeli). Serta biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan perjanjian ini merupakan tanggungan yang harus dibayar oleh pihak kedua.

 

Jakarta, ___________ 2017

 

Pihak Pertama                                                                                      Pihak Kedua

 

 

(____________)                                                                                  (_____________)

 

SAKSI-SAKSI

 

Pihak Pertama                                                                                            Pihak Kedua

 

 

(____________)                                                                                    (_____________)

download format words


Kami menyarankan anda menggunakan format contoh surat yang pertama yang memiliki komposisi yang cukup lengkap dan dapat digunakan untuk keperluan formal dalam transaksi jual beli. Dalam perkara ini ada berbagai faktor yang harus anda pertimbangkan dan penting jangan sampai di lupakan seperti spesifikasi mobil hingga  saksi saksi yang harus valid dari kedua belah pihak.

Ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Sunday 19th, April 2015 / 18:20 Oleh :
Kategori : Surat Perjanjian